Jumat, 14 Februari 2020

Instrumen Penilaian Destruktive Inovasi Pembelajaran Kimia

Contoh Instrumen Penilaian Destruktif Inovasi Pembelajaran Kimia

Pada penilaian destruktif inovasi pembelajaran dibagi menjadi tiga bagian yaitu pola teknologi, dinamika pasar dan lingkungan eksternal. Masing-masing bagian memiliki indikator yang berbeda-beda. Indikator pada pola teknologi diantaranya integrasi, pengelolaan kelas, kemahiran, penyederhanaan konsep dan membuat simpulan. Untuk indikator pada dinamika pasar ada niche market, kolaborasi dan cost reduction. Sedangkan indikator pada lingkungan eksternal yaitu kemerdekaan belajar dan makroekonomi.
Pada pembahasan ini akan diberikan contoh dari instrumen penilaian destruktif inovasi pada indikator kemahiran dalam pola teknologi. Indikator kemahiran mencakup teknologi pendukung atau infrastruktur yang terkait dalam pengenalan inovasi awal. Berikut penyusunan instrumen penilaian pada indikator kemahiran sebagai berikut:

1.    1.      Kisi-kisi
Indikator
Deskripsi
Soal
Jawaban   
       Skor
  

Kemahiran (Maturity)
 Keandalan teknologi pendukung atau infrastruktur yang terkait terutama selama pengenalan inovasi awal. Indikator kemahiran adalah ukuran waktu memperkenalkan inovasi. Teknologi yang mendukung dan infrastruktur yang terkait sangat penting dalam adopsi inovasi.
 Buktikanlah dan berikan alasan larutan berikut ini termasuk reaksi endoterm atau eksoterm berdasarkan percobaan yang telah dilakukan pada media virtual laboratorium yaitu campuran 50 ml HCl 1 M dan 50 ml NaOH 1M! Tuliskan reaksi yang terjadi dan hitunglah ∆H reaksi campuran tersebut jika diketahui c = 4,2 J/mol, serta berikan 3 video pendukung jawaban anda diatas mengenai materi termokimia!
    Pertama kali diberikan video awal pembelajaran terkait reaksi eksoterm dan endoterm dan perubahan entalpi dengan link: https://www.youtube.com/watch?v=tg7AnvB8iik
         Dari link diatas maka dapat dicari jawaban dari soal yaitu:
a.    Dalam menghitung ∆H reaksi untuk efisiensi waktu dengan cara menginput data pengamatan dan menghitung hasil perubahan entalpi melalui Excel atau mencari jawaban di gooegle dengan link:
b.    Persamaan reaksi NaOH dan HCl dengan link :
c.        Mencari video pendukung yang bisa membantu dalam menyelesaikan soal dengan menggunakan link:








        30





     30





      40
2.     Hasil Uji Coba

Berikut ini merupakan hasil ujicoba instrumen kepada salah satu teman saya Anissa Puspita Sari. Dalam proses pembelajaran dimulai dengan melakukan percobaan melalui video dengan larutan yang telah disediakan lalu mengamati hal-hal yang terjadi di dalam video yang diberikan. Setelah itu diberikan instrumen berupa soal esai mengenai pemahaman konsep yang didapatkan setelah belajar menggunakan video. Dari hasil uji coba didapatkan nilai 90 dikarenakan pada video pendukung hanya mendapatkan 2 video sedangkan yang diminta adalah 3 video. Berikut lampiran jawaban dari Annisa Puspita Sari.
 






                               

26 komentar:

  1. Apakah terdapat kendala dalam penerapan indikator disruptive innovation dalam pembelajaran kimia?

    BalasHapus
  2. menurut saya, dalam penerapan indikator kemahiran tidak ada kendala selama sekolah tersebut memiliki sarana, fasilitas, jaringan internet yang baik. namun jika untuk sekolah yang terpencil, sarana prasarana kurang, listrik tidak ada maka pembelajaran kimia dengan indikator kemahiran teknologi ini sulit untuk diterapkan.

    BalasHapus
  3. Bagaimana penerapan indikator yang telah anda terapkan tersebut jika diterapkan di sekolah dengan keterbatasan sarana dan prasarana? apakah ada alternatif lain yang dapat dilakukan agar cara tsb jg dapat berlangsung ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. menurut saya untuk sekolah yang sangat kurang dalam sarana dan prasarana memliki peluang yang kevil dalam menerapkan indikator. dikarenakan kemahiran yang dibahas mengenai dan sangat berhubungan dengan teknologi, jika disekolah tidak ada teknologi maka indikator tidak dapat di ketahui.

      Hapus
  4. Apakah indikator teknologi yang anda kembangkan menjadi kisi-kisi tersebut dapat berkaitan dengan indikator lainnya? Dan apakah kisi-kisi tersebut dapat diterapkan dalam pembelajaran kimia lainnya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. menurut saya indikator ini dapat berkaitan dengan indikatr yang lain dimana kemahiran dalam teknologi pada era saat ini banyak dibutuhkan. dimana indikator ini berkaitan dengan 2 aspek yang telah dijelaskan pada blog sebelumnya. kisi-kisi ini dapat digunakan untuk pembelajaran kimia yang lain dengan mengmodivikasi kisi-kisi tersebut untuk dapt digunakan

      Hapus
    2. menurut saya setiap indikator dalam teknologi memiliki keterkaitan antar indikator. menurut saya indikator ini dapat diterapkan dalam pembelajaran lainnya tinggal disesuaikan dengan materinya saja

      Hapus
    3. terima kasih windi sudah membantu menjawab

      Hapus
  5. Menurut anda apakah semua siswa dapat mengerjakan soal yang telah anda buat dengan menggunakan indikator kemahiran ?
    Jika tidak, solusi apa yang anda tawarkan untuk mengatasi hal tersebut

    BalasHapus
    Balasan
    1. jika siswa mampu menggunakan teknologi pasti siswa tersebut mampu dalam mengerjakan soal yang telah dibuat. teknologi memudahkan siswa dalam belajar.

      Hapus
    2. Saya rasa tidak semua siswa dapat mengerjakannya, semua bergantung pada kemampuan siswa dan hasil dari proses pembelajaran

      Hapus
    3. terimakasih firman sudah membantu menjawab

      Hapus
  6. Sebebarapa sulit kah anda membuat insturmen Destruktive ini? Bagian mana saja yang memerlukan perhatian lebih banyak dalam membuat peniliaan ini?

    BalasHapus
    Balasan
    1. tidak terlalu sulit dikarenakan sudah ada indikator dan deskripsi jadi hanya menyesuaikan dan menurunkan dari deskripsi yang telah dibuat. bagian yang agak sulit adalah bagian menyesuaikan antara deskripsi indikator menjadi soal.

      Hapus
  7. Hal apa yang menjadi acuan dalam pembuatan instrumen penilaian disruptif ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. hal utama yang menjadi acuan adalah deskripsi dari tiap indikator-indikator deskriptif inovasi.

      Hapus
    2. menurut saya acuan dalam pembuatan instrumen ini adalah tujuan pembelajaran yang akan capai, dengan menurunkan indikatr-indikatoor desruptif inovasi

      Hapus
    3. terimakasih windi atas jawabnnya, saya sependapat dengan windi bahwa dalam pembuatan instrumen ini adalah tujuan pembelajaran yang akan capai, dengan menurunkan indikatr-indikatoor desruptif inovasi

      Hapus
  8. Apakah maturity ini diperlukan oleh guru dalam mengajar di sekolah? atau dibutuhkan oleh semua orang baik pendidik maupun peserta didik? Dan apa kelebihan dari maturity di dunia pendidikan?

    BalasHapus
    Balasan
    1. menurut saya semua pendidik dan peserta didik mampu memiliki kemampuan maturity ini, dikarenakan kemampuan ini sangat diperlukan dalam dunia pendidikan masa sekarang yang sudah wajib bisa dalam memafaatkan teknologi dalam pembelajaran.

      Hapus
  9. menurut anda apakah instrumen ini dapat diterapakan ke siswa? Bagaimana pelaksanaanya, mengingat kemampuan siswa dan mahasiswa tentu berbeda.

    BalasHapus
    Balasan
    1. jika fasilitas memadai maka indikator ini sudah pasti bisa diterapkan kepada siswa, jika kemmpuan siswa berbeda itu tidak menjadi suatu permasalahan dikarenak guru membimbing siswa berlatih dalam menggunakan dan memanfaatkan teknologi yang ada.

      Hapus
  10. Seberapa pentingkah indikator kemahiran dalam suatu pembelajaran?

    BalasHapus
    Balasan
    1. sangat penting, karena pada indikator ini siswa dituntut mampu menggunakan teknologi dan memamnfaatkannya dalam pembelajaran.

      Hapus
  11. kemahiran bagaimana yang diperlukan siswa yang harus dikeuasai siswapada setiap materi kimia? berikan cntohnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. kemahiran yang ada dalam diri siswa adalah kemahiran dimana siswa mampu menggunakan teknologi dalam menyelesaikan soal kimia. untuk contoh kemahiran yang harus dimiliki siswa misal pada materi stokiometri, siswa dapat menggunakan exel dalam menjawab pertanyaan atau mencari jawabannya secara online.

      Hapus