Selasa, 20 Agustus 2019

Materi 1: Konsep Dasar Pengembangan Kurikulum


Materi 1
KONSEP DASAR PENGEMBANGAN KURIKULUM
A.    Pengertian Kurikulum
Pengertian kurikulum terus berkembang sesuai dengan perkembangan teori dan praktik pendidikan. Secara umum kurikulum merupakan serangkaian proses pembelajaran yang didesain sesuai kebutuhan yang mencakup isi dan bahan pembelajaran untuk mencapai tujuan pembelajaran. Secara etimologis, kurikulum berasal dari bahasa inggris yaitu curriculum yang berate rencana pelajaran (Echolz:1984). Di Indonesia ada beberapa ahli yang mengemukakan mengenai pengertian kurikulum. Di dalam UU No. 20 tahun 2003 tentang Pendidikan Nasional pasal 1 ayat (19), kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, tambahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu. Menurut Nasution, kurikulum merupakan suatu rencana yang disusun untuk melancarkan proses belajar mengajar dibawah bimbingan dan tanggung jawab sekolah atau lembaga pendidikan beserta staf pengajarnya.
B.        Konsep Dasar Kurikulum
Pengembangan kurikulum merupakan suatu proses penyusunan dan perancangan kurikulum oleh pengembang kurikulum (curriculum developer) sesuai dengan kebutuhan. Kurikulum yang dirancang mencakup kegiatan yang dilakukan bahan ajar dan acuan yang digunakan untuk mencapai tujuan pendidikan nasional. Pengembangan kuri­kulum juga bisa diartikan sebagai kegiatan penyu­sunan, pelaksanaan, penilaian, dan penyempur­naan kurikulum. Pengembangan kurikulum dapat dirancang sendiri sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai tetapi tetap mengikuti konsep acuan kurikulum yang berlaku sehingga dapat memberikan kondisi kegiatan belajar mengajar yang lebih baik.
Dalam perkembangan kurikulum di Indonesia, saat ini sudah hampir seluruh lapisan pendidikan menerapkan kurikulum 2013 yang lebih berorientasi terhadap pengembangan bakat, minat dan potensi siswa agar berkompeten, dan berkarakter. Dalam kurikulum tersebut, guru harus melaksanakan pembelajaran dan penilaian yang revelan dengan karakteristik abad 21. Strategi pembelajaran pada abad 21 lebih ditekankan pada strategi KWHLAQ, yaitu : what do i know?, what do i want know?, how do i find out?, what have i learned?, what action will i take?, what new question do i have?, dimana pada strategi pembelajaran ini peserta didik lebih dituntut untuk lebih menemukan sendiri konsep yang dipelajari dengan berbagai proses seperti mengidentifikasi , mencari tahu, memilih sumber pembelajaran yang sesuai, dan menggali apa yang ingin kita ketahui selanjutnya. 
Salah satu contoh penerapan KWHLAQ dalam pembelajaran yaitu:

  • Know : Media pembelajaran berupa LKPD dapat membantu siswa dalam memahami materi termokimia
  • Want : LKPD seperti apa yang dapat membantu siswa dalam memahami materi termokimia?
  • How : Mencari sumber belajar mengenai pengembangan LKPD baik dari buku, jurnal, internet maupun sumber lainnya yang sesuai.
  • Learned : Pada materi termokimia, LKPD yang sesuai dengan karakteristik siswa dan karakteristik materi ialah LKPD elektronik berbasis proyek karena lebih membuat siswa belajar mandiri menemukan konsep dari proyek yang dirancang dan dikerjakan sendiri. 
  • Action : Merancang dan mengembangkan LKPD elektronik berbasis proyek pada materi termokimia sesuai dengan kebutuhan dan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai. 
  • Question : Apakah LKPD elektronik berbasis proyek yang dirncang dan dikembangkan sudah mencapai hasil yang efektif ? 
Permasalahan:
1. Apakah semua sekolah sudah dapat menerapkan  perkembangan kurikulum 2013 yang berlaku saat ini ?
2. Bagaimana upaya persiapan sekolah dalam mendesain kurikulum sesuai dengan standar pendidikan abad 21 ?  



16 komentar:

  1. 1. Semua sekolah pada jenjang pendidikan dasar dan menengah harus mengimplementasikan Kurikulum 2013(K-13)pada tahun ajaran 2018-2019. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mendata, sebanyak 78.000 sekolah belum menerapkan K-13. Sehingga, semua sekolah tersebut akan mendapatkan pelatihan dan pendampingan tahap akhir untuk mengimplementasikan K-13.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bagaimana menurut anda, apa masalah sekolah-sekolah yang belum menerapkan K13 tersebut?

      Hapus
  2. 2. Abad 21 adalah abad digital. Komunikasi dilakukan melewati batas wilayah negara dengan menggunakan perangkat teknologi yang semakin canggih. Internet sangat membantu manusia dalam berkomunikasi. Saat ini begitu banyak media sosial yang digunakan sebagai sarana untuk berkomunikasi. Melalui smartphone yang dimiliki, dalam hitungan detik, manusia dapat dengan mudah terhubung ke seluruh dunia.
    Kemajuan teknologi yang pesat di abad 21 ini juga bisa membantu perkembangan bagi anak-anak disabilitas. Mereka juga dapat menggunakan peralatan-peralatan teknologi yang bisa membantu kinerja mereka. Teknologi seperti komputer bisa membantu mereka yang memiliki disbilitas untuk memudahkan mereka dalam mempelajari sesuatu.
    Perkembangan komputer juga didukung perkembangan internet. Internet tidak hanya digunakan untuk berkomunikasi tetapi bisa digunakan sebagai media pembelajaran yang pada akhirnya menuntut siswa menjadi lebih aktif saat proses pembelajaran. Dengan perkembangan internet, membuat siswa bisa belajar kapan pun dan di mana pun sesuai dengan kebutuhan mereka. Hal tersebut dapat dilakukan karena guru dapat memantau siswanya melalui perkembangan internet dan komputer yang ada, selain itu informasi yang ada pada internet juga terbilang sangat luas melebihi materi yang ada pada buku paket setiap mata pelajaran. Guru juga terbantu dengan keberadaaan internet dalam menghadapi isu-isu perubahan pendidikan umum menjadi pendidikan khusus.
    Sebagai seorang pendidik di abad 21, guru lebih menjadi fasilitator bagi siswanya, guru bertugas mengarahkan bukan lagi menggurui siswanya. Perkembangan internet pun tidak selalu baik dalam penyajian informasinya, hal tersebut membuat guru harus mampu menyaring informasi mana yang sesuai dengan usia siswa. Berbagai perubahan tersebut tentu harus diikuti dengan perubahan model belajar dari pihak sekolah. Sekolah harus mampu menyesuaikan perkembanagan zaman dan perubahan sekolah yang nantinya beralih kependidikan khusus (sekolah inklusi). Maka dari itu perlunya kelengkapan teknologi di sekolah inklusi juga perlu dipertimbangkan. Selain mereka dapat terbantu dengan adanya teknologi tersebut, mereka juga bisa beradaptasi dengan perkembanagn teknologi yang semakin maju di sekitarnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih dengan jawaban anda,
      Menurut anda, apakah sama persiapan untuk sekolah yang terletak di daerah terpencil yang tidak ada sinyal internet?

      Hapus
  3. Yg terjadi di lapangan, tidak semua pendidik mengimplemenatasikan kurtilas di satuan pendidikannya. Keterbatasan sapras sering kali menjadi alasan penghalang..

    BalasHapus
  4. Tidak semua sekolah mampu melaksanakan kurtilas sesuai dengan yang diharapkan, minimny info yang diperoleh pendidik dan keterbatasan sapras sering kali menjadi alasan. Padahal pemerintah sudah berupaya melaksanakan pelatihan dan workshop pelaksanaan kurtilas sampai ke tingkat bawah. Untuk itu pengawasan harus tetap dilaksanakan, agar pelaksanakan kurtilas berjalan sesuai harapan dan tidak sekedar nama...

    BalasHapus
  5. Saya rasa tidak semua sekolah dapat menerapkan kutikulum 2013 mengingat kompetensi guru serta fasilitas yg ada di setiap sekolah itu berbeda

    BalasHapus
  6. Saya setuju dg saudara firman. Tidak bisa dipungkuri begitu banyak kesenjangan yg terjadi di dunia pendidikan di Indonesia baik dari segi fasilitas sekolah, kompetensi guru, dsb. Untuk masalah ini saya rasa pemerintah sudah mulai memikirkan solusinya yaiti dg adanya isu program zonasi.

    BalasHapus
  7. Apakah penerapan KWHLAQ yang saudara contohkan dapat memudahkan siswa dalam proses belajar mengajar?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Menurut saya, iya sangat membantu siswa mempermudah siswa dalam belajar karena sudah sesuai dengn tujuan pembelajaran abad 21 dan memungkinkan siswa dapat secara mandiri menemukan konsep mereka sendiri dari apa yang dipelajarinya

      Hapus
  8. Menurut anda apakah pembelajaran dengan menggunakan strategi kwhlaq ini dapat diterima dan diproses (pengetahuan) dengan baik oleh siswa?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Menurut saya dapat diterima siswa hanya saja dengan catatan bahwa siswa nya sudah kritis dan mau mengikuti bagaimana strategi kwhlaq itu diterapkan.

      Hapus